Mengenal Agen Gerakan Islam Radikal

Semangat menghidupkan sunnah Nabi SAW di satu segi, dan memposisikan gerakan Islam di luar komunitasnya sebagai bid’ah, khawarij, dan tuduhan lain yang jauh dari kesan Islami; tanpa dibarengi dengan wawasan ilmu, pemahaman syari’ah dan siyasah secara memadai, membuat mereka mudah diprovokasi dan diperalat musuh-musuh Islam. Banyak gerakan Islam, dalam melawan zionisme dan hegemoni AS, justru diperalat oleh musuh dengan mengusung doktrin zionis tanpa disadari, sehingga mudah dihancurkan.

Penting bagi aktivis Islam untuk mengenal di antara karakteristik ormas, orpol, maupun gerakan Islam, yang kadangkala tanpa disadari menjadi alat musuh untuk menghancurkan Islam karena selalu diidentikkan dengan kekerasan dalam Islam. Berdasarkan kajian dan pengalaman karakteristik mereka itu dapat dikenali antara lain:

1. Mendukung kekuasaan rezim yang zhalim secara apriori, selama penguasa tersebut masih melakukan shalat. Alasannya, karena Nabi memerintahkan taat kepada penguasa Muslim yang masih shalat sekalipun berbuat durhaka atau zhalim. “Enam puluh tahun di bawah penguasa zhalim, lebih baik daripada sehari tanpa pemimpin,” kata mereka. Sementara mereka mengabaikan ayat Al-Qur’an yang melarang membantu orang-orang zhalim yang berkhianat kepada Allah dan rasul-Nya.

2. Mengklaim pahamnya paling benar tanpa mau diajak dialog mendengarkan hujjah dari pihak Muslim yang dikategorikan sesat.

3. Mengajak umat untuk menjauhi politik, dan memfokuskan diri dalam aqidah dan ibadah dalam pengertian sempit.

4. Gemar mengabaikan hujjah lawan sekalipun hujjah itu dari Al-Qur’an dan hadits shahih hanya karena hujjah tersebut tidak berasal dari syeikh-nya.

5. Mempersempit sumber-sumber pemahaman agama, dan hanya menerima dari ulama panutannya atau pemahaman dari kelompoknya sendiri secara terbatas, dengan menganggap pemahaman jalur lain sebagai bid’ah.

6. Sangat mengecam perilaku yang dikategorikan tasabbuh dengan golongan kafir dan musyrik. Tapi, mengikuti cara berpikir dan kepemimpinan golongan zionis dengan menempatkan pendapat ulama panutannya melebihi Al-Qur’an dan hadits.

7. Menampilkan identitas tertentu untuk membedakan diri dengan kelompok lain secara fanatik sebagaimana halnya dengan sekte-sekte di lingkungan Yahudi dan Kristen.

8. Mengambil ajaran agama dengan mengutamakan hal-hal yang bersifat personal dan keluarga, tapi mengabaikan masalah kenegaraan dan jihad. Hal ini sejalan dengan doktrin Kristen: “Berikan hak Kaisar kepada Kaisar, dan hak Tuhan kepada Tuhan.”

9. Sangat membenci, bahkan memusuhi gerakan Islam yang menuntut pemberlakuan Syari’ah Islam secara kaffah, terutama ajaran amar makruf nahyu mungkar dan jihad.

Satu atau beberapa option diatas dapat menjadi indikator jelas keberadaan gerakan-gerakan radikal dalam Islam di sekitar anda, waspadalah…!

Iklan

20 Tanggapan to “Mengenal Agen Gerakan Islam Radikal”

  1. Aulia Says:

    Dari sekarang sudah sangat kelihatan, beberapa perangai telah mewarnai di Indo ini..

  2. sabdalangit Says:

    Dalam Islam, penjelajahan spiritual diharuskan mendapatkan bimbingan atau tuntunan dari seorang Mursyid (guru) yang diyakini benar dan tepat sesuai indikatornya. Kelompok radikal dalam Islam, tentunya mereka yakin telah mendapatkan bimbingan dari seorang mursyid pula. Sama halnya dengan Islam garis moderat tentu tidak sembarangan pula, akan mencari bimbingan dari mursyid. Sementara Islam liberal, mereka bebas menjelajah dalam mengarungi lautan spiritual, sekalipun tanpa mursyid. Liberal sudah merasa cukup mursyid sejati adalah Qur’an dan Sunnah, yang dimaknai secara kontekstual. Sebab memaknai keduanya secara tekstual akan terkungkung dalam dogma-dogma. Sehingga perjalanan spiritualnya akan menjadi stagnan.

    Dari ketiga model di atas, justru saya pribadi merasakan, pendapat dan sikap golongan Islam moderat lebih memiliki toleransi yang inggi, damai, sejuk, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika masih terasa dijalankan secara konsisten dan kuat. Kelompok liberal, saya pribadi merasakan pandangannya lebih terasa sejuk, menentramkan, indah, damai,menebar kasih sayang yg tulus, rasionya berjalan, toleransi bagus. Pancasila dan keBhinekaan tastenya begitu kuat dapat dirasakan.
    Sebaliknya, kelompok garis keras, pendapat an sikapnya, menurun yg saya pribadi rasakan, terasa begitu meresahkan, tidak membuat tentram, menebar kebencian, berwajah garang, berapi-api, nafsu membunuhnya tinggi, pancasila dan kebhinekaan tidak pernah terlintas dari sikap dan ucapannya, dan selalu bersemangat untuk berperang melawan siapa saja, sekalipun umat Islam sendiri yg sudah dicap sesat atau kafir.
    Begitulah apa yg saya rasakan, sebagai manusia yg bodoh, tidak tau apa-apa. tapi hanya ingin curhat saja.

    salam taklim
    sabdalangit

  3. Rindu Says:

    Ya ALLAH jadikan pemilik blog ini manusia manusia pilihanMU yang berkeyakinan bahwa bumiMU yang terhampar luas adalah masjid baginya, kantornya adalah musholahnya, meja kerjanya adalah sajadah,

    Kemudian fungsikan setiap tatapan matanya penuh rahmat dan kasih sayang sebagai refleksi dari penglihatanMU, jadikan pikirannya husnuzhan, tarikan napasnya tasbih, gerak hatinya sebagai doa, bicaranya bernilai dakwah, diamnya full zikir, gerak tangannya berbuat sedekah, langkah kakinya jihad fi sabillillah.

    Selamat hari raya IDUL ADHA …

    RINDU a.k.a ADE

  4. feriadi isander Says:

    islam radikal bagusan mana dengan
    islam liberal?
    apa bedanya? sama saja?
    mereka tidak mengenal islam,
    nah, anda masuk kategori mana tuh?
    semua non sen…
    heheheeh

  5. Toink Says:

    Wah…bagi aku sekali Islam… tetap Islam… Hidup Islam…sebab sama-sama berbahaya mo liberal mo tidak

  6. Uppat pajal Says:

    wah…juga, bagi aku islam multitafsir bgt, sehingga tindakannya jd sangat subjektif…

    salam damai semuanya…

  7. krupuk Says:

    8. Mengambil ajaran agama dengan mengutamakan hal-hal yang bersifat personal dan keluarga, tapi mengabaikan masalah kenegaraan dan jihad. Hal ini sejalan dengan doktrin Kristen: “Berikan hak Kaisar kepada Kaisar, dan hak Tuhan kepada Tuhan.”

    kalo melihat ciri-ciri ini, sepertinya semua orang islam di indo radikla ya…. karena jelas-jelas mereka hanya beragama secara personal dan juga

    9. Sangat membenci, bahkan memusuhi gerakan Islam yang menuntut pemberlakuan Syari’ah Islam secara kaffah, terutama ajaran amar makruf nahyu mungkar dan jihad.

  8. ibnu dunia Says:

    sumber dari mana? Please dong, kasih tau sumbernya biar diskusi affair. Kasih tautan alias link atau apa kek (he..he..).

    mau di approve nggak?

    btw, tentang tulisan di atas:
    [adhominem]: Anda terjebak pada pikiran Anda. Bahwa Anda lah yang paling benar. Dengan meniadakan informasi berimbang, Anda seolah benar. Padahal? Think and do it, Bro!

  9. fraxis Says:

    saya adalah Islam radikal selama amerika masih lancang memasuki rumah-rumah kaum muslim di dunia!!

  10. Duladi Says:

    Dapatkah muslim sejati menjadi orang yang baik?
    Tanya: Menurut Pak Duladi, dapatkah seorang muslim SEJATI menjadi orang yang baik?
    Jawab: Tidak dapat.
    Tanya: Kenapa bisa begitu?
    Jawab: Karena menjadi muslim yang SEJATI berarti dia harus mengamalkan ajaran-ajaran kitab sucinya secara sempurna tanpa terkecuali.

    Tanya: Kok begitu? Mengamalkan ajaran kitab suci bukankah kewajiban dari Tuhan? Bukankah seharusnya menjadi semakin baik dan bukannya menjadi semakin tidak baik?
    Jawab: Seorang muslim SEJATI tidak mungkin dapat menjadi seorang yang baik, karena dia akan membenci kafir:

    QS 8:55
    Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman.

    QS 48:29
    “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka”

    QS 98:1
    Orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata,

    QS 98:6
    ”Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu seburuk-buruk makhluk.”

    Ajaran: Maaf komentar anda saya potong karena terlalu panjang, silahkan tulis di blog sendiri dimana anda boleh menulis sepanjang yang anda inginkan

  11. Akal Radikalisme dan Fundamentalisme adalah Kebodohan? « Blog Ajaran Says:

    […] di Mumbai!Alquran Online Palsu BeredarUstadz Abu Bakar Ba’asyir Jadi Juga Khotbah Salat Idul Adha Mengenal Agen Gerakan Islam RadikalPedofilia Ala Kyai, Alasan Meniru Nabi Muhammad?Beasiswa Studi Pasca Sarjana di Kingston University […]

  12. Syamsul Says:

    Kalo gue sih gak minder disebut sbg muslim radikal, fundamental, ekstrimis ato istilah apa saja yg memojokkan islam krn sumbernya jelas dr orang kafir + musyrikin berikut anteknya. Hinaan itu mah kaga ada apa-apanya, bro! dibanding hinaan + penderitaan yang dialami para nabi-nabi terdahulu yang ingin menegakan kalimat tauhid.

    Ayo bro, kita sama2 mengkaji islam dari sumbernya yang benar…

    “gue bangga jadi muslim radikal”

  13. supriyanto Says:

    afwan,tapi menurut ana tulisan ini secara tidak langsung juga mengena kpd diri penulis sendiri.yakni dengan mengambil demokrasi sebagai thariqah perjuanganya,bukankah demokrasi adalah juga produk zionis yahudi?dengan berdemokrasi berarti kita telah membantu zionis dalam melanggengkan pengaruhnya di belahan dunia islam.

  14. Soldier Of Allah Says:

    AKU BANGGA MENJADI ISLAM RADIKAL , KARENA BERBUAT RADIKAL TERHADAP MUSUH ALLAH ADALAH LEBIH MULIA DARIPADA MENJILAT PANTAT MUSUH ALLAH.

    AKU BANGGA KALAU ADA ORANG MENYEBUT DIRIKU TERORIS KARENA SEJATINYA MENJADI TERORIS YANG MENTEROR MUSUH ALLAH ADALAH MULIA.

    SEJATINYA MATI DI JALAN ALLAH ADALAH CITA CITA TERTINGGI, LEBIH BAIK HIDUP MULIA ATAU MATI SEBAGAI SYUHADA.

  15. ali Says:

    ALLAHU AKBAR

    ALLAHU AKBAR

    ALLAHU AKBAR

  16. Jadilah_Bijaksana. Says:

    tanggapan saya mengenai topik ini sederhana saja,
    seperti sebuah perumpamaan, jika sebilah pedang besi hasil tempa berhasil ditemukan, untuk apa orang membuat lagi pedang batu. walaupun ada banyak batu yang lebih keras dari besi

  17. naga sakti Says:

    Kita sama2 ciptaan Tuhan bro, gak boleh memaksakan kehendak kpda orang lain. kayaknya dial’quran jg tertulis itu gak boleh memaksakan kehendak pd orang lain. bukan begitu kawan2….!!!!Raja Damai…..peace

  18. naga sakti Says:

    Klo tanggapan saya , sepertiyang saya katakan, tadi gak boleh memaksakan kehendak pd orang lain, disini aj pendapatnya udah pa beda, apa lagi masalah prinsip dalam kehidupan kita sehari-hari. ada pro dan kontra, itulah hidup didunia, hanya Tuhan yang berhak menghakimi, masalah kafir, atau setan itu terserah masing2 mereka….!!!Hanya Tuhan yang berhak menilai kawan2.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: