Mengapa Islam Identik dengan Kekerasan?

Beberapa saat yang lalu salah seorang teman dekat saya yang berbeda agama pernah menanyakan hal tersebut. Mengapa Islam selalu dekat dengan kekerasan? Apakah memang muslim tidak bisa menerima kenyataan pluralisme? Apakah memang muslim tidak bisa hidup bersama dengan umat agama lain?
Saya sempat tersinggung dengan pertanyaan beliau dan ingin rasanya membalas dengan membabi buta dan mempertahankan Islam. Tapi saya cuma terdiam, dan pamit pulang.

Tapi ada betulnya celetukan beliau, Timur Tengah kacau bahkan di beberapa negara Islam sendiri. Mungkin kalau kita bahas Timur Tengah terlalu kompleks karena peninggalan cerita sejarah dan campur tangan pihak barat yang mempunyai kepentingan disana, membuat seakan-akan semua mbulet.
Di Afrika, beberapa negara Muslim juga bergejolak, seperti Somalia dimana gerakan pemberontak Muslim juga ikut andil membuat keadaan kacau disana.
Lalu kita ke Asia, di Indonesia dengan mayoritas muslim yang dulunya adem ayem dan dikenal sebagai negara yang tingkat toleransinya cukup baik, ternyata belakangan ini mulai makin semrawut juga. Pembakaran gereja dan konflik SARA cuku bikin kuping panas di beberapa daerah di Indonesia, ditambah lagi dengan adanya FPI dan gerakan Islam keras lainnya (baca list kekerasannya disini dan disini, astagfirullah!
Lalu ke Filipina yang mayoritas Nasrani, ada gerakan separatis muslim Moro yang sedang bergejolak. Di India, gerakan muslim juga bermasalah dengan Hindu disana. Di Pakistan, gak usah dibahas lagi, mbulet! Di negara tetangga kita Malaysia yang mayoritas muslim, dikenal sebagai negara yang represif terhadap penganut agama lain, bahkan terhadap ras lain selain melayu. Dan baru-baru ini yang lagi panas adalah gerakan separatis muslim di Thailand Selatan.

Ke benua Eropa, pernah terjadi konflik muslim Serbia-Herzegovina yang juga karena masalah agama. Eropa saat ini sedang dilanda Islam phobia, penolakan terhadap Islam banyak dilakukan oleh beberapa kelompok disana. Turki sebagai satu-satunya negara Islam di Eropa juga tidak luput dari kekerasan, Malam sebelum saya menulis tulisan ini terjadi pemboman di Hotel JW MArriot di Islamadab Pakistan. Apakah memang muslim tidak pernah bisa menerima agama lain (kafir) di sekitar mereka??

Kita sebagai muslim bisa saja menyanggah atau memutar balikkan fakta-fakta diatas dengan membahas kasus per kasus dan berdalih bahwa kaum muslim selalu ditindas. Kita selalu menyalahkan pihak barat sebagai simbol kekristenan yang menjadi alasan kita untuk menjadi anarkis dan membabi buta. Padahal kita tahu sendiri dan cenderung menutup mata bahwa Amerika dan Eropa itu adalah kumpulan dari berbagai kepercayaan dan atheis dimana kebijakan mereka tidak sepenuhnya berdasarkan kekristenan, tapi berdasarkan kepentingan politik dan ekonomi masyarakat mereka.

Secara global kita harus bisa jujur dan mengakui bahwa Muslim sulit menerima perbedaan dan selalu cenderung berontak dan ingin memaksakan ajarannya terhadap lingkungan sekitarnya. Kita selalu memanfaatkan dalil-dalik Alquran untuk membenarkan tindakan kekerasan kita. Mengayun-ayunkan pedang dan berteriak Allahuakbar dengan percaya diri, mengatasnamakan Islam dan Allah untuk menyingkirkan orang lain yang tidak sepaham dengan kita. Allah yang mana???

Lalu bagaimana orang lain bisa melihat keindahan Islam jika kita selalu memelihara kekerasan yang dibawa Islam Timur Tengah? Apakah ada dalil di Alquran yang melarang kita menjadi muslim yang humanis? Yang bisa toleran dan menerima perbedaan dengan lapang dada? Yang bisa hidup harmonis dengan kafir tanpa harus suudzon dan bisa saling memahami perbedaan yang ada?
Saatnya kita sebagai muslim harus lebih cerdas memahami semua ini, jangan sampai semakin banyak murtadin yang akan membongkar kebobrokan Islam dari dalam dan akhirnya kita akan mengejar mereka untuk dipancung kepalanya!

Iklan

82 Tanggapan to “Mengapa Islam Identik dengan Kekerasan?”

  1. wyd Says:

    ada yg bilang kamu sekuler?
    gayamu menyampaikan pandangan dlm islam, mirip kaum sekuler (sorry ini yang biasa teman2 labelkan ke saya!) soalnya kamu mau ‘…toleran dan menerima perbedaan… hidup harmonis dg kafir…’ pasti ada banyak yg lumayan ga setuju sama sikapmu

    • julimaTelaumbanua (@julimatelaumba1) Says:

      Ayat-Ayat Al-Quran yang Memberi Kesan Islam Tidak Suka Damai
      “Dan bunuhlah mereka (orang-orang kafir) dimana saja kamu jumpai mereka . . . . ” (Qs 2:191).
      “Maka berperanglah kamu pada jalan Allah . . . Kobarkanlah semangat para mukmin (untuk berperang). . . . .” (Qs. 4:84).
      “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah . . . . dan tidak beragama dengan agama yang benar (Islam)…..” (Qs. 9:29).
      ” Apabila sudah habis bulan-bulan Haram maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka . . . . . ” (Qs 9:5).
      “. . . berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. . . . . .” (Qs. 9:73).
      Injil Mengemukakan Damai Antara Manusia
      Menurut nabi orang Islam, orang Kristen memiliki rasa santun dan kasih. “. . . . Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya [pengikut-pengikut Isa Al-Masih] rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27).
      Jelas tidak semua orang Kristen demikian. Namun ajaran pokok Injil adalah ajaran damai dan kasih. Tidak ada ajaran perang. Pelajarilah ayat-ayat suci Injil berikut:
      “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44).
      “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar matius 22:39).

      “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; minta berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu” (Injil, Rasul Lukas 6:27).
      “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang” (Injil, Surat Roma 12:17).
      Kita perlu bertanya pada diri kita, “Adakah ajaran di dunia ini yang mengajarkan damai seperti yang diajarkan Isa Al-Masih?”

    • Shalahuddin Ayyubi Says:

      Setuju Om… dia org Islam, tp malah menyangsikan Islam itu sendiri…. perlu banyak belajar tu orang

  2. Paman Gober Says:

    hmmm kalo menurut saya Islam agama yang cinta damai, yang buat permusuhan itu orang barat. Contohnya saja Irak, mengapa mereka diperangi walaupun tidak terbukti menyimpan senjata biokimia. So, coba dipikir ulang

    • wooow Says:

      mau tanya klau FPI cinta damai tidak????

    • IslamPerang Says:

      karena Irak menjadi Lintas tersembunyi dari terroris yang mengatasnamakan agama Islam.
      Jangan bicara sembarangan!, check aja berita di USA, vivanews.

    • Makanan Tradisional Says:

      Mengapa Non-Islam Menilai Islam Anti-Damai?

      Sebenarnya kami ingin sekali percaya bahwa Islam benar-benar agama yang cinta damai. Namun hingga kini masih sering muncul sebuah pertanyaan yang cukup mengganggu pikiran, ” Benarkah agama Islam mencintai perdamaian? ”

      Tidak dapat dipungkiri, ada ajaran agama Islam yang cenderung meyakinkan, bahwa Islam tidak menekankan damai dengan orang lain. Ajaran-ajaran ini ditekankan oleh sebagian umat Muslim. Jujur, nurani non-Islam terusik pada kenyataan bahwa banyak terdapat ayat Al-Quran yang memerintahkan Muslim memerangi non-Muslim.

      Ayat-Ayat Al-Quran yang Memberi Kesan Islam Tidak Suka Damai

      “Dan bunuhlah mereka (orang-orang kafir) dimana saja kamu jumpai mereka . . . . ” (Qs 2:191).

      “Maka berperanglah kamu pada jalan Allah . . . Kobarkanlah semangat para mukmin (untuk berperang). . . . .” (Qs. 4:84).

      “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah . . . . dan tidak beragama dengan agama yang benar (Islam)…..” (Qs. 9:29).

      ” Apabila sudah habis bulan-bulan Haram maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka . . . . . ” (Qs 9:5).

      “. . . berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. . . . . .” (Qs. 9:73).

    • Makanan Tradisional Says:

      http://www.isadanislam.com/Perbandingan-Kristen-Dan-Islam/agama-islam-atau-kristen-mana-menekankan-damai
      Mengapa Non-Islam Menilai Islam Anti-Damai?

      Sebenarnya kami ingin sekali percaya bahwa Islam benar-benar agama yang cinta damai. Namun hingga kini masih sering muncul sebuah pertanyaan yang cukup mengganggu pikiran, ” Benarkah agama Islam mencintai perdamaian? ”

      Tidak dapat dipungkiri, ada ajaran agama Islam yang cenderung meyakinkan, bahwa Islam tidak menekankan damai dengan orang lain. Ajaran-ajaran ini ditekankan oleh sebagian umat Muslim. Jujur, nurani non-Islam terusik pada kenyataan bahwa banyak terdapat ayat Al-Quran yang memerintahkan Muslim memerangi non-Muslim.

      Ayat-Ayat Al-Quran yang Memberi Kesan Islam Tidak Suka Damai

      “Dan bunuhlah mereka (orang-orang kafir) dimana saja kamu jumpai mereka . . . . ” (Qs 2:191).

      “Maka berperanglah kamu pada jalan Allah . . . Kobarkanlah semangat para mukmin (untuk berperang). . . . .” (Qs. 4:84).

      “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah . . . . dan tidak beragama dengan agama yang benar (Islam)…..” (Qs. 9:29).

      ” Apabila sudah habis bulan-bulan Haram maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka . . . . . ” (Qs 9:5).

      “. . . berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. . . . . .” (Qs. 9:73).

    • Makanan Tradisional Says:

      http://www.isadanislam.com/Perbandingan-Kristen-Dan-Islam/agama-islam-atau-kristen-mana-menekankan-damaiMengapa Non-Islam Menilai Islam Anti-Damai?

      Sebenarnya kami ingin sekali percaya bahwa Islam benar-benar agama yang cinta damai. Namun hingga kini masih sering muncul sebuah pertanyaan yang cukup mengganggu pikiran, ” Benarkah agama Islam mencintai perdamaian? ”

      Tidak dapat dipungkiri, ada ajaran agama Islam yang cenderung meyakinkan, bahwa Islam tidak menekankan damai dengan orang lain. Ajaran-ajaran ini ditekankan oleh sebagian umat Muslim. Jujur, nurani non-Islam terusik pada kenyataan bahwa banyak terdapat ayat Al-Quran yang memerintahkan Muslim memerangi non-Muslim.

      Ayat-Ayat Al-Quran yang Memberi Kesan Islam Tidak Suka Damai

      “Dan bunuhlah mereka (orang-orang kafir) dimana saja kamu jumpai mereka . . . . ” (Qs 2:191).

      “Maka berperanglah kamu pada jalan Allah . . . Kobarkanlah semangat para mukmin (untuk berperang). . . . .” (Qs. 4:84).

      “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah . . . . dan tidak beragama dengan agama yang benar (Islam)…..” (Qs. 9:29).

      ” Apabila sudah habis bulan-bulan Haram maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka . . . . . ” (Qs 9:5).

      “. . . berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. . . . . .” (Qs. 9:73).

  3. dana Says:

    Kalo aku lihat bahwa baik secara sadar atau tidak ada semacam keinginan dari umat muslim agar Islamlah yang memimpin dunia. Lah, itu jelas akan menimbulkan resistensi dari yang bukan muslim. Mau nggak mau ya terjadi benturan. Coba kalo bisa menerima negara sekuler, nggak akan perlu ada kekerasan.

  4. Ricky Says:

    Kalo aku liat (my opinion), islam Indonesia adalah Islam yg humanis dan cinta damai. Tapi sejak tahun 1990an..saya lihat mulai “beda” dengan hadirnya pengaruh Arab..

    Mereka2 ini kan negerinya memang “keras” (budaya Timur Tengah), ketika masuk kesini, habib2 tsb menyebarkan budaya kekerasan Timteng ke Indonesia. Akhirnya pelan2 radikalisme mulai menjamur di negeri ini.

    Lihat dengan jujur: Habib2 penganjur kekerasan rata2 berdarah Arab spt ketua FPI, Abubakar Ba’asyir dll..

    So sad…Muslim Indonesia jangan mau dikompori donk!!

    • Muhammad Supriyanto Says:

      Tidak semua habaib seperti itu saudara. Saya rasa anda belum pernah bertemu dengan habaib-habaib yang selalu mengajarkan kepada kaum muslimin di Indonesia untuk selalu menebarkan keselamatan dan kedamaian di bumi Indonesia. Daerah saya di Pasuruan Jawa Timur yang terkenal dengan sebutan kota santrinya karena banyaknya pondok pesantren, ulama dan habaib di sini. Tapi tidak ada satupun gereja atau tempat ibadah agama lain yang kami hancurkan. Kami di sini selalu diajarkan untuk memegang teguh iman dan islam sampai mati, dengan catatan bahwa kami juga harus mampu menghargai orang yang berlainan agama dengan kami. Jadi, kalaupun ada habib yang keras seperti yang saudara sebutkan tentu itu hanya segelintir saja dibandingkan dengan ribuan habib yang ada di tanah air Indonesia yang justru mengajarkan persahabatan dan kedamaian. Saran saya sekali-kali anda coba ikut pengajian habib yang ada di tempat saudara supaya saudara tahu bagaimana ajaran islam yang sebenarnya.

  5. Kami Lebih Cinta Arab Daripada Indonesia « Blog Ajaran Says:

    […] Posts Anak pemimpin HAMAS yang MurtadMengapa Islam Identik dengan Kekerasan?PayPal, Ajaran Baru Online PaymentBertopengkan Partai Islam, Haruskah Kita Dukung?Bagaimana Cara […]

  6. tempatkita Says:

    Hmm, yg namanya radikal ya memang keras. Entah ISLAM radikal, KRISTEN radikal, dlsb. Bahkan nasionalis radikal pun terasa keras. Dengar punya dengar, di negara panser (Jerman sana), kaum nasionalis radikal yg di-cap ultra nasionalis juga terkenal keras dan anti kompromi, sosok yg mendunia ya Herr Adolf Hitler itu.
    Di nusantara, ada juga tokoh2 yg Indonesia asli, misalnya: Mahapatih Gajah Mada, Bung Karno (presiden pertama NKRI), dlsb.
    Pikir saya, radikalisme akan banyak menguntungkan selama dimainkan dengan elegan di wilayah sendiri, namun akan timbul gesekan2 berakibat kerugian apabila dimainkan secara kasar dan dipaksakan kepada orang lain yg tidak sepaham.
    Bayangkan, apabila ada tamu yg se-konyong2 koar2 menghina dan men-jelek2an kebiasaan si tuan rumah (terlepas dari terpuji tidaknya kebiasaan si tuan rumah itu), mesti terjadilah konflik horisontal yg merugikan kedua belah pihak.
    Just sharing… 🙂

  7. Mengapa Islam Identik dengan Kekerasan? - Freedom Says:

    […] Islam Identik dengan Kekerasan? https://ajaran.wordpress.com/2008/09/22/mengapa-islam-identik-dengan-kekerasan/September 22, 2008 Ajaran Beberapa saat yang lalu salah seorang teman dekat saya yang berbeda […]

  8. UTUK Says:

    Sejarah kekrasan negara Barat jauh lebih tua dan berlangsung sampai sekarang.\
    Siapa yang membunuh manusia dengan menggunakan bom atom? Amerika. Mereka kristen….
    Siapa yang menyerang Irak dan Afghanistan? Orang kristen juga…
    Siapa yang melakukan genosida di Bosnia? Orang kristen lah….
    Jumlah semua korbannya luar biasa. Mungkin sudah jutaan orang yang mati karena pembunuhan oleh orang kristen…

    Kekerasan yang dilakukan oleh “oknum” yang beragama Islam, cuma puluhan.
    Dari sononya orang kristen memang invasionis, imperialis, kolonialis.

    • uunlie Says:

      Salah bung tanggapan anda itu politik bukan orang kristen,tp kalo fpi jelas jelas membawa bendera islam,pakai dong otak .

    • kaka Says:

      bener bro setuju…..biasanya maling teriak maling…..

    • long island NYC Says:

      maklum manusia munafik si utuk ini… udah kayak benar aja dia… atau nuklir aja indonesia biar rata sma tanah khususnya jakarta yg udah berantakan sama orang2 yg tidak jelas dari mana asal usulnya yg hanya mengaku ngaku jakarte… kalo indo si nuklir selesai sudah islam2 garis keras… kalo saya sich tidak pusing karena saya sudah tidak tinggal lagi di indo.. maklum mantan WNI.. malu jd WNI yg orang2 islamnya pada suka.sama kekerasan…

  9. Bonar Says:

    @UTUK:
    tapi tentu saja, semakin jauh orang kristen dari ajaran kristen, semakin bejat mereka, betapapun diantara mereka ada yang bawa-bawa nama kristen.

    Bedanya lagi, para bejat itu juga tidak membejat demi membela Tuhannya, tapi demi membela kepentingan mereka sendiri(entah amerika, entah serbia), manakah diantara mereka yang merasa menjadi suci dengan berlaku demikian? bahkan banyak yang tersiksa karena terpaksa, dan banyak yang tersiksa karena penyesalan.

    Tentu saja dengan adanya pertentangan nurani seperti itu, keimanan orang-orang tersebut terhadap agama mereka tidaklah seagung dan sekuat orang-orang suci, yaitu para pembela Tuhan, dari golongan Anda pak UTUK.

    Atas dasar itulah, orang-orang kristen lain berani mendisclaim aksi para pembejat dan pembantai, karena mereka telah sama-sama tahu kerusakan iman para pembejat tersebut.

    Sedangkan, dari golongan Anda sendiri, pak UTUK, berapa banyak dari Anda yang berani/mau mendisclaim para orang-orang suci itu?

  10. Fikri Says:

    Aneh, setau saya pihak Gereja tidak pernah menggerakkan atau menyetujui adanya pertumpahan darah, apalagi sampai genocide.
    Apa yang dilakukan oleh pihak Barat dan eropa itu adalah bagian dari kepentingan politik dan kekuasaan mereka, bukan bagian dari aksi agama.

    Berbeda dengan muslim, mesjid telah digunakan sebagai aksi provokasi massa penebar kebencian. Terorisme dan kekerasan telah diklaim muslim sebagai aksi membela Allah dan agama. Bahkan Alquran sendiri menganjurkan kekerasan tersebut.
    Bagaimana anda bisa menerangkan hal ini??

  11. jephman Says:

    anehnya banyak kekerasan yang dilakukan muslim thd sesama muslim tidak pernah diangkat, tidak seheboh apabila barat menyerang negara islam:

    – Yang terbaru : Konflik Sudan, Etnis Arab muslim (Janjaweed) membunuhi muslim keturunan Afrika. Siapakah yg menolong mereka? Muslim Indonesia?

    – Konflik antar sekte : Sunni VS Shiah, Ahmadiyah, Sufi, aliran2 dll

    – Konflik Irak-Kuwait : jelas2 Sadam yg menginvasi Kuwait, siapakah yg turun tangan membebaskan Kuwait dari Irak? Habib Rizieq?

    – Perang Iran-Irak. Gak usah diulas. Sudah pada tahu

    – YANG PALING MIRIS : Nasib TKW. Diperbudak, diperkosa, dibunuh……ada yg heboh gak muslim garis keras?

    Kenapa yg dihebohi cuma barat?

    • panglima kumbang Says:

      Habib rizieq pengecut tidak berani menghadapi dayak sewaktu dibandara cilik riwut.

      • kaka Says:

        hehehe inilah ajaran kristen mau provokasi habib rizieq….itu tanda nya habib cinta damai ga suka ribut…..tapi kalo ditantang ga usah habib rizieq deh….anak2 kecil juga berani ga usah habib rizieq….coba deh suruh urang dayak tantang pengikut habib ygorang banjar……ga perlu lama…..lu pikir orang dayak asli punya pikiran sok jagoan kayak lu…..kecuali lu dayak kristen pasti jago ngaduin orang…..dasar kristen ajaran setan

  12. Muhammad Baiquni Says:

    Islam sesungguhnya lihatlah Nabi Muhammad.

    mau tau bagaimana nabi Muhammad, bacalah sirah nabawiyah.

    Islam itu Quran, Bacalah quran dengan hati yang terang. sungguh, Islam itu cinta damai.

  13. RahmanRahim Says:

    Sesungguhnya perasaan tidak suka umat muslim terhadap Barat / Amerika / Kristen lebih dilatarbelakangi karena masalah agama. Sampai saat ini umat muslim masih terobsesi menjadi yg terjaya di muka bumi karena Islamlah satu2nya agama yg (menurut mereka) diridhoi dan dijanjikan Allah untuk mengusasi dunia suatu saat nanti. Islam adalah agama terakhir (menurut mereka) yang sudah seharusnya menjadi agama seluruh manusia di bumi. Jadi ketika umat Islam melihat kenyataan yg berjaya bukan negara Islam maka meradanglah mereka. Yang ada di kepala mereka adalah “bagaimana cara menghancurkan Amerika” dan mengambil kejayaannya. Padahal dengan menghancurkan Amerika maka seluruh bangsa di dunia akan ikut sekarat (seperti krisis global yang sekarang terjadi).

    Sebenarnya banyak jasa Amerika yang dilupakan muslim, misalnya : membebaskan Afghanistan dari penjajahan Rusia. Menghancurkan Nazi Jerman yang ingin menguasai dunia. Menghentikan kebringasan Jepang dengan Bom Atom sehingga Indonesia punya kesempatan untuk merdeka. Membantu negara2 muslim di Afrika yg miskin menderita akibat perang sudara (sesama muslim). Menghentikan pembantaian muslim Bosnia oleh Kristen Serbia. Membebaskan Quwait dari invasi Iraq (Sodom Husein). Sampai mengenalkan kita kepada internet (yg awalnya adalah teknologi komunikasi CIA). Kalau ngga ada Amerika kita ngga akan kenal Apple mac & Windows. Dan masih banyak kemaslahatan yang kita nikmati sekarang karena adanya Amerika. Cuma karena kita hidup di negara mayoritas muslim maka berita yang kita terima selalu negatif.

    Tentang konflik Israel-Palestina, itu sudah terjadi dari jaman Crusade (Perang Salib) sampe sekarang. Perang ribuan tahun utk memperebutkan kota suci Yerusalem. Tanah Israel menjadi istimewa & diperebutkan karena disanalah tempat turun banyak Nabi. Sebenarnya kalau dilihat secara historis bangsa Israel lebih berhak atas Yerusalem daripada Palestina karena bangsa Palestina hanyalah bangsa pendatang (Palestina = Filistin, yang berarti “bangsa dari seberang laut”) yang kemudian menetap kemudian berkembang makin besar lalu menjajah bangsa Israel. Ingat kisah Daud & Goliath? (Daud adalah orang Israel dan Goliath orang Filistin). Nabi2 berasal dari Israel. Hanya Nabi Muhammad yang orang Arab. Jadi ketika tahun 1948 bangsa Israel memproklamasikan kembali negaranya di atas tanahnya sendiri kenapa orang Arab & Palestina marah? Padahal itu tanah nenek moyang Israel. Muslim kan sudah punya tanah suci sendiri (Mekah) lalu ngapain juga masih mau menguasai Yerusalem? Amerika dianggap jahat karena selalu melindungi Israel. Ya iyalah, kalau Israel ngga dilindungi maka akan habis dibantai karena Israel berada di tengah negara Arab yang membencinya. Amerika hanya membantu Israel memiliki kembali tanahnya. Apa itu salah? Sudah untung Israel bijak memberi sedikit tanah untuk berbagi dengan bangsa Palestina.

    Jadi kesimpulannya adalah umat muslim memang mempunyai cita2 purba bahwa dunia harus ada di dalam kekuasaan Islam. Dan itu diperjuangkan dengan keras oleh orang2 seperti Osama bin Laden dkk meskipun membawa mala petaka & kehancuran dunia sekalipun. Menyeramkan.

    Mungkin sebaiknya umat muslim sadar bahwa Allah sebenarnya tidak memilih umat dari agama tertentu untuk menjadi pemimpin dunia. Allah lebih menyukai seluruh umatnya bisa bersatu melebur & menjadi kekuatan yg maha dahsyat untuk kemaslahatan dunia. Bangsa Amerika merupakan contoh penyatuan dari berbagai bangsa, kebudayaan & agama yg berbeda. Itu yang membuat Amerika besar. Amerika adalah contoh kecil dari keinginan Allah tentang penyatuan yg menghasilkan kekuatan tak tertandingi. Bayangkan.. Keajaiaban apa yg terjadi jika seluruh bangsa di dunia menjadi satu. Tidakkah kalian telah melihat contoh yg diperlihatkan Allah ttg itu dari Amerika? Jika kalian umat Islam mengingkari penglihatan ini, maka kalian telah membohongi diri sendiri dan akan selamanya kalah, sakit hati, paranoid dan menderita schyzoprenia akut (seperti para pemBom bunuh diri itu). Ayolah mengerti bahwa Allah itu menciptakan dunia dari berbagai warna yang indah. Apa bagusnya kalau dunia hanya satu warna seperti yang Osama cs inginkan? Warna hitam pula…

    Bayangkan indahnya jika seluruh bangsa di dunia menjadi satu (meskipun berbeda ras, budaya, kepercayaan & agama). Tak ada lagi perang, tak ada lagi kelaparan, tak ada lagi hutang karena semua negara di bumi telah menjadi satu negara. Oh alangkah indahnya….

  14. fietha Says:

    #RahmanRahim
    Setuju om. bravo… peaceee 😀

  15. ariefdj™ Says:

    Hihi.. Komentar si r-r, sungguh menggelikan…

  16. Oka Dayendra Says:

    Setuju.. Insya Allah bisa lebih damai hidup di dunia.. dan lebih fokus ke ajaran agama masing2.. 🙂

  17. Mujahid Says:

    @rahmanrahim
    kmu munafik yg selayaknya masuk jahannam, liat komentarmu di https://ajaran.wordpress.com/2008/10/26/pesan-dari-imam-samudra-amrozi-dan-mukhlas/

  18. RahmanRahim Says:

    Lho, knapa si Mujahid nafsu?
    Saya tulis :
    Nanti Imam Samudra cs setelah di-DOR! akan disambut 72 “bidadari” yang dikepala masing2 bidadari itu bertuliskan darah : “HELL ANGEL” (alias malaikat neraka).
    Karena sangat menggelikan membaca tulisan Imam Samudra yg berpikir nanti setelah dihukum mati mati dia akan disambut oleh 72 bidadari yang cantik di surga. Yang ada setelah dihukum mati mereka semua akan disambut oleh HELL ANGEL.
    Surga dengan bidadarinya yang cantik & bidadaranya yang ganteng hanya untuk orang2 penuh kasih sayang dan kedamaian…
    Baca tulisan gini aja si Mujahid bingung…

  19. TARZAN-KOTA / sekulerliberal.wordpress.com Says:

    makanya saia sekuler, urusan agama ya urusan pribadi, urusan dengan manusia ya pake hukum manusia !

  20. BenzDj Says:

    Opini saya peribadi saja :
    Saat ini Islam itu ada 2 : 1. Islam agama 2. Islam ideology & politik.
    Islam agama, its ok. Islam ideology & politik, ini yang telah sangat banyak menimbulkan konflik dan kekerasan dimana2. Mereka menjalankan ideologi dan politiknya atas nama Islam. Mereka berusaha sekuat2nya agar Islam agama setuju dan mendukung atas ideology & politik mereka dengan cara apa saja. Mereka bertendensi memaksakan keinginannya untuk diakui dan dibenarkan, mengancam, menteror, dsb kepada kelompol Islam agama. Kelompok Islam agama banyak yang tak siap menghadapi fakta ini, sehingga mereka bingung apa yang seharusnya mereka putuskan dan perbuat.

    Dalam kelompok Islam agama terjadi polarisasi yang besar, yang tidak setuju dan yang setuju. Dalam ke 2 kelompok ini pun akhirnya terjadi konflik yang besar. Pada dasarnya Islam agama itu low profile dan damai. Tapi Islam ideologi & politik, mereka tidak mau bersikapdamai dan low profile, karena mereka ingin menyebar luaskan seluas luasnya ideologi dan politik mereka. Inilah yang membuat tampilan Islam yang sesungguhnya menjadi sosok Islam yang keras, radikal dan menakutkan siapa saja. Kelompok yang terakhir inilah yang semakin lama semakin membuat wajah Islam menjadi wajah yang menakutkan siapa saja, bahkan bagi umat Muslim sendiri sekalipun. Jangan ditanya lagi bagaimana wajah Islam jadinya dipandangan mereka yang bukan Islam. Hasilnya adalah Islam Phobia timbul dimana2 di berbagai belahan dunia. Baik di barat maupun di timur sendiri. Jadi jangan salahkan barat kalau Islam Phobia itu muncul dimana2. Jadi janganlah mencari kambing hitam kepada siapapun khususnya kepada pihak barat, karena begitulah yang terjadi, karena ulah kelompok Islam ideologi dan politik sendirilah yang telah membuatnya menjadi begitu.

    Islam secara umum menuduh barat telah merekayasa dengan propagandanya sehingga timbul Islam phobia. Tapi kalangan Islam sendiri kurang bisa melihat dengan mata bening, sesungguhnya apa yang membuatnya sehingga terjadi phobia dimana2.
    Pepatah mengatakan senjata makan tuan atau pagar makan tanaman, kiranya hal itu telah berlaku didalam kasus ini.

    Perbedaan yang mencolok dengan barat adalah, pihat barat melakukan ideologi dan politiknya tanpa membawa2 nama agama, apapun agama mereka yang mereka anut. Mereka berbuat untuk kepentingan diri mereka sendiri saja.
    Jadi mereka sudah lebih bisa mengerti dan bisa membedakan antara kepentingan politik dan ideologi dan kepentingan agama. Timur sering tidak memahami apa yang ada didalam barat sendiri. Di barat masyarakat sendiripun sesungguhnya terbagi atas 2 golongan. Golongan yang peduli agama dan yang tidak peduli agama. Bagi mereka agama adalah pilihan/optional bukan keharusan/kewajiban atau bagian dari budaya. Jadi secara visual mereka tampak menjadi sekular. Lain halnya di timur yang mana agama adalah keharusan/kewajiban dan bagian dari budaya. Kalau tidak beragama dapat diartikan sebagai “pelanggaran” / tidak sejalan dengan kaidah yang berlaku atau tidak memiliki akar budaya.

    Jadi di dunia ini telah tiba pada titik dimana terjadi pandangan yang baru terhadap Islam, yaitu Islam adalah suatu ideologi dan alat politik. Tidak salah kalau dunia menjadi terus bertanya2, apakah Islam itu, apakah Islam itu suatu ideologi atau politik, atau Islam itu suatu agama. Kalau dikatakan bahwa Islam adalah suatu agama, mengapa yang tampak dilihat oleh dunia ini adalah suatu sosok yang penuh dengan trik politik dan cara cara yang mengarah pada kekerasan. Di titik ini kelompok Islam agama selalu mengatakan bahwa Islam itu damai, tapi fakta tampak berbeda sekali/terbalik.

    Tapi saat ini dunia sudah terlanjur memberikan stigma bahwa Islam itu adalah sesuatu yang harus dihadapi dengan hati2 dan penuh kewaspadaan. Unsur damainya di dalam Islam menjadi hal yang selalu dipertanyakan berulang ulang karena fakta didalam kehidupan sehari hari didunia ini tidak demikian halnya yang terjadi.
    Bahkan dinegara2 dengan masyarakat yang dominan menganut Islam pun banyak sekali bukti menunjukkan bahwa perselisihan, pertengkaran, peperangan dan lain sebagainya mendominasi kehidupan bernegara di negara2 tsb.

    Sudah saatnya hal ini semua menjadi perhatian dan pelajaran bagi semua umat manusia di bumi ini khususnya kepada dunia Islam dan masyarakat Muslim sendiri. Dunia ini harus berubah kearah yang lebih baik. Kalau tidak dimulai dari kalangan Islam sendiri, siapa yang akan memulainya dan merubahnya ?

  21. bdg Says:

    salah besar kalau menganggap identik dengan kekerasan, islam itu kalau ada yang yang menindas ya melawan coba saja jangan ditindas, muslim itu cinta damai lo jadi
    jangan asal komentar dan sok tahu donk. OK

    • Hotman Sinaga Says:

      Orang yang mengaku beragama/ber iman seharusnya tidak ada kekerasan, kedengkian,kebencian, dan kesombongan, tetapi rendah hati,dan saling mnghargai walapun berbeda.
      Kalau ada yang menindas umat Tuhan jangan dibalas dengan penindasan, tetapi balas lah dengan kasih, karena pembalasan adalah hak Allah.

  22. andi Says:

    andaikan semua umat islam di indonesia berpikiran seperti anda pasti kita kembali adem ayem bro

    thanks

  23. Darwin Says:

    Menurutku apa sih hebatnya sombong? rela mati, jihad mati itu hanya bikin konflik. Agama yang di wariskan turun temurun dari moyank, untuk apa di debat, Agama bukan untuk di debat tapi untuk dijalani dan dilaksanakan. Tinggal liat buahnya aja: Kalo ajarannya jelek ya hasilnya bunuh orang bisa masuk syurga, Kalo ajaran kasih: ditampar pipi kiri beri pipi kanan. Kasihilah TUHAN ALLAH mu dengan segenap jiwamu dan kasihilah sesamamu manusia, kan sudah jelas. Tapi kalo begini: Perangilah orang2 kafir di seluruh dunia, pasti akan ada perang terus bukan?. Kita di beri akal budi pasti bisa memilih yang baik untuk kita.
    Sekian dulu…

  24. Muhammad Faisal Says:

    Kepada Darwin
    Pendapat anda adalah:
    “Kita di beri akal budi pasti bisa memilih yang baik untuk kita.”

    Tapi anda juga berpendapat seperti ini:
    “Tinggal liat buahnya aja: Kalo ajarannya jelek ya hasilnya bunuh orang bisa masuk syurga, Kalo ajaran kasih: ditampar pipi kiri beri pipi kanan.”

    Anda berkata dengan baik, tapi menjelekan Islam dengan cara yang halus. Anda hanya memperlihatkan ajaran Islam yang buruk saja, sebaiknya anda pelajari Islam dengan benar (tanpa Doktrin) terlebih dahulu.

    Karena kata-kata anda cukup menyesatkan, dan kemungkinan menjadi fitnah.

    Jika anda ingin mempelajari Islam, saya bersedia membantu.

    Terima kasih.

    • panglima kumbang Says:

      Muhammad faisal kata kata darwin itu memang benar adanya,jadi anda harus bisa menghentikan saudara anda muslim dulu baru orang akan percaya dengan islam,seperti fpi dan lainnya.

  25. Muhammad Faisal Says:

    Ekspose besar-besaran terhadap Islam, terlebih karena semua orang tahu, bahwa Islam adalah agama damai.

    Namun karena ada kelakuan umat Islam yang radikal, hal ini malah menarik minat para pencari berita untuk mencari “headline news”.

    Kita jangan berpura-pura tidak tahu dengan kelakuan para pencari berita ini.

    Mereka senang sekali membuka aib, memperlihatkan penderitaan, dan lain sebagainya untuk meningkatkan “rating”.

    Mereka tidak akan tertarik dengan berita kejahatan yang dilakukan oleh penjahat sebenarnya, kalaupun ada maka hal tersebut hanyalah berita lalu saja.

    Contoh saja mereka lebih tertarik dengan pembunuhan yang dilakukan oleh ustadz daripada oleh preman, karena apa? karena ustadz itu seharusnya berbuat baik bukan membunuh, jadi mereka akan meng-ekspose besar-besaran berita tersebut.

    Kita tidak bisa menyalahkan mereka, itu memang pekerjaan mereka.

    Sebaiknya itu membuat kita harus lebih hati-hati lagi dalam mencerna informasi dari berita tersebut.

    Terima kasih.

  26. RahmanRahim Says:

    Kitab-kitab dalam Islam memang paling komplet. Ada ayat yang lembut tapi ada juga ayat yang kejam. Ayat2 lembut dan penuh kesabaran dikarang muhammad saat masih berada di Mekah (sebelum hijrah). Ayat2 kejam muncul belakangan setelah muhammad hijrah ke Madinah dan sudah kuat, mempunyai massa banyak.

    Untuk menunjukkan bahwa islam agama DAMAI, kita bisa menyitir ayat-ayat yang lembut / tidak ada kekerasan.
    contoh :
    QS 2:256 Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam)
    QS 73:10 Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.
    QS 109:6 Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku
    QS 20:130 Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu
    QS 2:83 ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia.
    QS 10:99 Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?
    QS 50:45 Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka
    QS 29:45 Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-
    orang lalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri
    QS 2:62 Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran
    terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka
    bersedih hati.
    QS 7:199 Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh.
    QS 15:85 maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik….
    QS 6:108 Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.
    Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka.
    Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan
    QS 43:88,89 Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang tidak beriman”. Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah: “Salam (selamat tinggal).” Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka yang buruk)
    QS 50:45 Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka
    QS 16:90 Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
    QS 45.14 Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut akan hari-hari Allah karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

    Al Qur’an juga menyediakan AYAT2 KERAS, seperti :
    QS 9:123 Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu
    QS 8:12 Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka
    QS 3:85 Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
    QS 2:191 Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu
    QS 9:5 bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka
    QS 2:193 Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah
    QS 9:14 Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman
    QS 9:29 Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.
    QS 9:30 Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putra Allah” dan orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putra Allah”. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?
    QS 9:28 Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini
    QS 14:16 di hadapannya ada Jahanam dan dia akan diberi minuman dengan air nanah.
    QS 3:61 Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): “Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-istri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.
    QS 47:4 Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka.
    QS 8:65, Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antaramu, mereka dapat mengalahkan seribu daripada orang-orang kafir
    QS 3:28 Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi teman atau penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).
    QS 8:60 Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu.

    Jadi kesimpulannya, kenapa Islam inentik dengan kekerasan?
    Karena Osama Bin Laden, Abu Nidal, Amrosy cs menganggap ayat yang turun berikutnya adalah ayat yang lebih up to date dan lebih wajib diikuti. Ibaratnya peraturan yang baru harus lebih ditaati daripada peraturan lama.

    Salah siapa? Ya jelas salah muhammad yang coba2 jadi nabi (palsu) mengarang ayat untuk kepentingan dirinya sendiri yang akhirnya memnuat kekacauan di akhir zaman.
    Allah tidak mungkin menurunkan ayat yang saling bertentangan seperti ini. Ini ayat murni 100% buatan manusia gila yang haus kekuasaan.

    • barakokok Says:

      Kamu orang bodoh….dua dua nya….sebaiknya kitab itu yang dihapal KUHP dan perpu perpu,perda,inpres,ingub…biar tahu menjalankan hukum positip….

    • kaka Says:

      hihihih ini pasti komentar pengikut setan si paulus dan yesus yg suka mamerin kontol….hihihi lucu

  27. hikmat word Says:

    hai..org2 beriman..(yg ktny)
    dah lah..ngga usah yg namanya belain agama..pd initinya..ngapaen juga klo agama di bela2 terus kita nya ngga benar..APA KATA DUNIA??yg penting kitanya dulu..agama ngga perlu dibela..klo mang agama itu benar..Tuhan juga tau,dan Tuhan itu maha Kuasa..Tuhan sanggup bela diriNya sendiri..ngpaen juga mengandalkan umatNya minta di bela..kalo Tuhan minta di bela agamaNya..berarti tuhan ngga berkuasa atas bumi dan langit…camkan pikir dengan jernih…

  28. rembol Says:

    Islam disebarkan oleh dua “kaki”. Satu kaki diwakili oleh Islam Liberal dan moderat, yang memanggil diri mereka kaum terpelajar, menulis dalam bahasa Inggris yang lancar tentang keindahan Islam dan mengklaimnya sebagai agama yang damai. Ini pembohongan besar.
    Satu kaki lainnya diwakili oleh kaum teroris, yang melaksanakan fase kedua dalam penyebaran Islam. Walau banyak orang menyangka kedua kaki ini berlawanan satu sama lain, pada kenyataannya mereka adalah satu kesatuan, saling bergantung dan saling melengkapi dalam penyebaran islam.

    Tidak semua Muslim teroris, tetapi semua teroris adalah muslim. Sialnya jumlah mereka dan yang mendukung mereka JUTAAN, dan hampir disetiap negara ada. Dan lebih sial lagi, MEREKA MELAKUKAN HAL TERSEBUT (teror) KARENA DIDORONG DARI BUKU SUCI QUR’AN DAN HADIS.

    Jika mati dianggap syahid, dan mereka dapat iming-iming langsung masuk SYURGA, NGESEX dengan 72 bidadari cantik, yg selalu perawan terus jika selesai disetubuhi.
    http://www.robbanipress.co.id/Daftar%20Isi/indahnya%20bidadari.htm

  29. donna Says:

    Semua teroris adalah muslim ?
    Hmmmmm …. sungguh diskriminatif dan tendensius ….
    Ingat Brigade Merah ?
    Ingat siapa yg meledakan gedung di Amerika sblm WTC di bom ?

  30. Soldier Of Allah Says:

    Islam merupakan agama yang lengkap dan sempurna seperti suatu sistem yang sistematis dan selalu selaras dan selalu up todate seiring perubahan jaman dan prilaku manusia sehariahari, islam merupakan sistem yang paling lengkap yang di banggun oleh allah swt sebagai rule dan pedoman manusia dalam menghadapi segala masalah, tatangan dan kendala yang timbul dalam kehidupan manusia, keseimbangan dan harmonisasi suatu sistem akan terus berjalan selaras dengan alur, gaya dan corak kehidupan manusia.

    Alquran adalah the manual guide dari manusia sehingga apa yang ada dalam kejadian permasalahan manusia dapat menemukan solusi pemecahan permasalahanya di dalam manual guide manusia tersebut, itulah kesempurnaan alquran, dari masalah yang bersentuhan dengan kemanusian sampai hukuman yang terlihat keras semuanya ada di alquran, tentunya semua berdasarkan pada kondisi dan keadaan dari masalah yang manusia hadapi tersebut, jadi jangan heran jika ada beberapa ayat alquran yang terlihat begitu keras itu bukan berarti islam itu teror, semua harus dilihat dari kacamata untung dan manfaatnya ayat ayat tersebut timbul.

    Dalam kehidupan ini selalu terdapat keseimbangan, dalam segala hal selalu ada dua sisi mata uang yang berbeda, Nah…itulah islam bagaimana dapat menyelaraskan kedua sisi mata uang tersebut sehingga dapat menjadi solusi dari pencapaian tujuan kehidupan manusia.

    Di tinjau dari segi hukum alquran adalah hukum yang komplit sehingga segala perbuatan baik dan buruk akan mendapat jawaban / imbalan dari perbuatanya tersebut. manusia atau umat akan di kenakan dengan ayat yang keras dan tegas sesuai proposinya, jika itu harus di bunuh maka bunuhlah setimpal dengan perbuatanya, jika itu harus di potong maka potonglah sesuai kesalahan perbuatanya dengan demikian akan tercipta keselarasan pola hidup dari manusia yang menyebabkan manusia tidak memandang susuatu seenak udelnya saja/ semau gue.

    Sudah sunatullah segala sesuatu di dunia ini perlu keselarasan, kita bisa lihat bagaimana rantai makanan pada binatang berkaitan dengan pola keseimbangan alam, bukan berarti harimau itu jahat selalu memangsa buruanya sehingga harimau perlu di musnahkan tapi sistemlah yang mengatur hal ini sehingga terjaga keseimbangan alam, bagaimana jadinya jika sistem itu di langgar, umpamanya populasi buruan lebih besar dan membahayakan maka yang terjadi ketidak seimbangan begitu pula dengan islam hukum pada ayat2 yang terlihat keras tidak lain bertujuan menjaga keseimbangan sistem. Jadi islam itu tegas dan juga lembut tergantung kondisi, islam bisa penuh kasih dan juga bisa keras terhadap musuh musuhnya yang mengingkari sunatullah/aturan allah dan allah.

    Terakhir untuk para goyim…janganlah selalu berkampanye dengan kasih dan damai tetapi sejatinya racun yang mematikan. realita sesungguhnya umat kristen adalah pembunuh dan pelaku tidakan bar bar sesungguhnya dengan tindakan imperialismenya di seluruh dunia, jadi sesungguhnya siapa yang penyebar teror …!!!

    • panglima kumbang Says:

      Penyebar teror ia islam bego

      • kaka Says:

        lu yg bego monyet….kristen agama penjajah …..apa lu ga ngerti kolonial……yg dijajah adalah bangsa bukan perorangan…..dulu kakek neneklu pasti anjing penjajah ya…..makanya nurunin anjing kaya lu……atau mungkin nenek lu peliharaan orang2 belanda ya….

    • eslamsalah Says:

      maksud anda ajaran islam bagai dua sisi mata uang, berarti anda mengakui di dalam ajaran islam ada ajaran kebaikan dan kejahatan seperti ayat2 mekkah (lembut, damai) dan ayat2 medinah (keras, perang/pedang), gitu kan ? kalau begitu itu bukan ajaran agama karena agama adalah ranah rohani dan surgawi, tapi itu adalah ajaran politik / duniawi. Tapi anda tidak berpikir kritis, kalau ajarannya begitu, apa anda tidak memikirkan bahwa inilah ajaran tipu2an dari iblis karena iblis bisa menyamar menjadi malaikat terang, yang awalnya iblis akan mengajarkan yang baik dan lembut tapi akhirnya akan mengajarkan ajaran yang sebenarnya yaitu kejahatan dan kekerasan ?

      Tuhan Yang Benar dan Sejati, pasti ajaranNYA dari awal sampai akhir tidak akan berubah, sebab Tuhan pasti konsisten, tidak tipu2an dan tidak mengelabui manusia, dan tida menginginkan adanya kekerasan dan peperangan dan kekecauan di dunia dan ajaran Tuhan itu tidak bertentangan dengan Moral, Adab, Akal Budi dan Hati Nurani. Hanya ajaran iblislah yang menginginkan manusia saling berperang dan membunuh sehingga dunia ini tidak damai dan tenteram yang bertentangan dengan Hati Nurani.

      Bukankah anda punya Hati Nurani yang di anugerahkan Tuhan untuk di jadikan barometer menilai apa yang pantas atau apa yang tidak pantas, apa yang baik atau jahat, apa yang benar atau salah,,,, apakah anda mempergunakan Hati Nurani anda dengan maksimal untuk menilai ajaran dan perintah dalam islam yang saling berkontradiksi padahal itu yang esensial ????

  31. Mr.Nunusaku Says:

    Saudaku, sebetul manusia islam itu adalah manusia yang baik tinggah lakun ya, mereka dilahirkan untuk menjadi yang taat pada agamanya.

    Nah dengan adanya Quran ciptaan bangsa Arab, mereka yang tadinya berwajah muslim yang suci, dirobah menjadi wajah yang sangat pekis seperti drakulah karena…?Quran itu merobah segenap kehidupan mereka menjadi pembunuh gara-gara tertipu dengan kebohongan Quran ciptaan Muhammad.

    Manusia islam memang tidak dilahirkan menjadi manusia yang jahad, tetapi dengan adanya Quran mereka digiring agar menjadi teroris Islam hanya untuk membelah agama padang pasir. Jadi dengan kata lain, mereka sudah diperbudak oleh impearis Arab dengan imbalan 72 bidari montok perawan permata jeli yang bisa gesesk tiap malam disurga islam.

  32. Soldier Of Allah Says:

    Untuk Mr.Nunusaku…Emang otak elo aja yang ngereeesss…, jadi cuma segitu doang otak elo…malu maluiin..banget, makanya sekolah yang bener ….Bego koq..di pelihara…memalukan..komentar elo nggak mutu….,dasar kumpulan teri jengki yach..otaknya uma seupil doang…jiakakakak…

  33. Boborohan Says:

    Banyak yang komentar, tapi isinya sampah semua. Aduh2… bukannya mereka berbuat yang baik, tapi malah menghina agama orang… Semoga gw n org2 yg gw sayangi dipelihara Tuhan dari kaum yang suka melempar batu dan sembunyi tangan…..

  34. Mr.Nunusaku Says:

    Allah mengatakan kepada Nabi Mulia dan berfirman;
    Ó NABI! BERJUANGLAH DENGAN KERAS MENENTANG ORANG-ORANG YANG TIDAK PERCAYA PADA ISLAM DAN MUHAMMAD…HARUS DIBUNUH, KARENA TEMPAT MEREKA DINERAKA…?ini teroris islam dikembangkan oleh nabi cabul Muhammad.

    Jika islam dikembangkan…?kemanusiaan harus dilenyapkan…..tujuan dari islam kepada dunia ini…harus dikuasai oleh islam….?ini membuat malapetakah dan terbentuknya ÍSLAM TERORIS DIDUNIA INI..?

    • uunlie Says:

      Ya betul bangsa arab adalah sumber malapetaka didunia ini,mereka meng ekspor kebencian kepada bangsa lain lewat islam

  35. Andika Says:

    Bandingkan ajaran AlQuran dengan Injil , kalau menurut ku masih indah Injil . Dan antara Islam dan Kristen , lebih teraniaya Kristen . Negara yang paling menolak Islam adalah Inggris , Amerika Serikat . Tapi sekarang , sepertinya mereka mulai bisa hidup berdampingan . Bandingkan dengan Kristen . Negara yang menekan umat Kristen (Katholik , Protestan , DLL) Iran , India , Korea Utara , Mesir , Indonesia , Nigeria , Laos , Afghanistan , Pakistan , Irak , DLL . Lebih teraniaya siapa ?

    • Nathanael gunawan Says:

      Saya mengajak kaum moderat dan radikal semua, dari pada jihad bunuh orang lebih baik kita peduli terhadap sesama. Bantu tetangga dan sesama yg kesulitan baik materi maupun tenaga. Mati untuk Tuhan memang mudah, bunuh diri tidak sakit langsung beres. Namun bagaimana dampaknya? Anak istri yg di tinggalkan? Baik korban maupun pelaku sama2 rugi. Lebih sulit hidup untuk Tuhan lho, sabar, menahan amarah, tidak zina,membantu sesama yg membutuhkan. Ayo jawab sulit mana? Mati untuk Tuhan atau hidup untuk Tuhan? Bila tetangga perlu biaya rumah kebakaran atau sakit perlu biaya? Memang ada bpjs tapi biaya makan sehari2 karena sang ayah sakit gimana? Mari kita bantu sesama,hidup untuk Tuhan. Jika ga ada uang kita sumbang tenaga melakukan kerja bakti sehingga tidak ada wabah demam berdarah. Mohon maaf jika ada tulisan saya yg membuat orang tersinggung

  36. aziz guantenk Says:

    jangan tiru perbuatan saya ya hehehe

  37. anti khawarij Says:

    emang bener gan…tingkah sebagian muslim makin menjijik kan…di mana2 rusuh dan kekacauanndi buat muslim…taliban berotak bebal..larang wanita sekolah….di mana2 muslim memberontak…entah apa yg di cari

    saya muslim…saya malu sama tindakan mereka.apalagi baru2 ini…isis…nauzubillah

    moga2 Allah mengirim pembaharu yg lurus yg menampak kan islam yg rahmatan lil alamin

    • lukman sardi Says:

      Beda. .pola pikir. Antara Kasih Karunia vs agama…
      Kasih Karunia ,Anugrrah,pemberian kepada yg tak layak menerima.
      Sedangkan agama ..usaha yg mulia dari manusia yg telah jatuh dalam Dosa.

  38. Mr.Nunusaku Says:

    Manusia muslim islam sama dengan ternak hewan hidup tak berakal,
    mengapa mereka harus berjihad dengan jalan kekerasan, itulah otak tumpul dari islam…sifatnya sama dengan binatang hewan…selalu terdengar bunuh…bunuh..ini cara ajaran dari nabinya…”Tuhan membusuk makamnya di Medinah.

    Pandanglah Timur Tengah sesama islam saling membantai…kafir tertawa melihat kebodohan orang beriman saling membantai…itulah islam seperti ternak hewan.

  39. Hotman Sinaga Says:

    Orang yang mengaku beragama/ber iman seharusnya tidak ada kekerasan, kedengkian,kebencian, dan kesombongan, tetapi rendah hati,dan saling mnghargai walapun berbeda.

  40. Kuilagianco. Says:

    Ngga ada tuh teroris Hindu, Budha, Kristen, Konghucu..kalau ada, itu oknum- oknum aja. Tapi kalau sebut teroris, pasti Islam. Sebab memang faktanya, faktanya dari 96 organisasi terorisme, 90 yang menyebut diri Islam. Kalau ambil doktor, kesimpulannya jelas dan gamblang bahwa organisasi terorisme adalah Islam.

  41. Kuilagianco. Says:

    Dari mana sumber inspirasi para teroris? Dari siapa perintah teror itu?
    Hayo main tebak- tebakan….hee…hee…

  42. Petary Says:

    Banyak suku direpublik ini sudah merasa tertindas, sda dikuras untuk ratusan ribu pesantren dan mandarasah menbangu mesjid mewah dengan apbda dan apbn, sementara penduuduk asli dimiskinkan membuat tempat ibadah ditanah sendiri dilarang, kenapa apakah suku2 nkri ini dapat hibah tanah dari siapa apakah dari yang Maha Kuasa dan Maha segalnya yang memberikan suku2 dimuka bumi ini jenis tumbuhan dan hewan masing2 sesuai kehendaknya, coba kita renungkan bersama, sudah cukup kejadian sampit sambas, membuktikan keaslian mereka sebagi pemilik tanah, apakah itu belum cukup ?

  43. Kuliawatu Says:

    Saya baca quran koq semrawut ngga runtut, apa “Allah” ngga bisa menyampaikan wahyu-Nya dengan runtut dan apik ya? Baca Kho Ping Hoo lebih runtut jalan ceritanya hee..hee..

  44. julimaTelaumbanua (@julimatelaumba1) Says:

    Ayat-Ayat Al-Quran yang Memberi Kesan Islam Tidak Suka Damai
    “Dan bunuhlah mereka (orang-orang kafir) dimana saja kamu jumpai mereka . . . . ” (Qs 2:191).
    “Maka berperanglah kamu pada jalan Allah . . . Kobarkanlah semangat para mukmin (untuk berperang). . . . .” (Qs. 4:84).
    “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah . . . . dan tidak beragama dengan agama yang benar (Islam)…..” (Qs. 9:29).
    ” Apabila sudah habis bulan-bulan Haram maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka . . . . . ” (Qs 9:5).
    “. . . berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. . . . . .” (Qs. 9:73).
    Injil Mengemukakan Damai Antara Manusia
    Menurut nabi orang Islam, orang Kristen memiliki rasa santun dan kasih. “. . . . Kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya [pengikut-pengikut Isa Al-Masih] rasa santun dan kasih sayang” (Qs 57:27).
    Jelas tidak semua orang Kristen demikian. Namun ajaran pokok Injil adalah ajaran damai dan kasih. Tidak ada ajaran perang. Pelajarilah ayat-ayat suci Injil berikut:
    “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Injil, Rasul Besar Matius 5:44).
    “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Injil, Rasul Besar matius 22:39).

    “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; minta berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu” (Injil, Rasul Lukas 6:27).
    “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang” (Injil, Surat Roma 12:17).
    Kita perlu bertanya pada diri kita, “Adakah ajaran di dunia ini yang mengajarkan damai seperti yang diajarkan Isa Al-Masih?”

  45. Nathanael suherman (@Nathanaelsuher2) Says:

    Saya tidak menyinggung benar atau tidaknya mati untuk Tuhan (jihad). Namun alangkah baik dan indahnya hidup untuk Tuhan. Seperti andaikata ada tetangga kita kena musibah ,rumah kebakaran, sakit,dll. Memang skrg ada bpjs,Kis. Namun jika si ayah pedagang ketoprak tukang punggung keluarga sakit, bagaimana nasib anak istrinya untuk makan sehari2? Atau jika kita tidak punya uang mari kita keluarkan tenaga kita, membersihkan lingkungan sehingga tidak terkena demam berdarah di lingkungan kita. Memang mati untuk Tuhan membutuhkan nyali yg besar. Namun bagaimana dengan anak ,istri korban atau pelaku yg ditinggalkan? Saya rasa hidup untuk Tuhan lebih berat, kita harus sabar,menahan amarah, tidak zina,tidak korupsi peduli lingkungan? Memberi makan anak yatim,dll. Mari kita sekuat tenaga membantu sesama tanpa pamrih. Mohon maaf jika ada yg tersinggung dengan tulisan saya.

  46. Shalahuddin Ayyubi Says:

    Belajarlah Islam dengan sepenuhnya… maka Anda akan tahu bagaimana itu Islam…. fitnah kafir dan Yahudi yg telah memecah persatuan Islam… jadi Anda sebagai orang Islam kan? Knp pola pikir Anda malah mempertanyakan Agama yg anda peluk??? Mungkin Islam Anda baru 1% kadarnya… coba pelajari Islam sepenuhnya, jangan separo2.. 😊

  47. indut Says:

    Pertanyaan yang bikin Artikel:

    APAKAH ADA DALIL DI ALQURAN YANG MELARANG KITA MENJADI MUSLIM YANG HUMANIS?

    OH IYYAAA…..ADA….SE-ABREK !!!!

    Itu sebabnya negara-nagara Islam-ARAB “TIDAK MAU MENANDATANGANI HAM-PBB”.

    Mereka …orang-orang ARAB itu bikin HAM-GAYA ARAB sendiri…yang disebut dengan Deklarasi HAM-KAIRO, yang isinya “MENG-HALAL-KAN”:

    PERBUDAKAN
    PEMOTONGAN TANGAN dan KAKI
    GHANIMAH dan FA’i (Lihat definisinya di Google)
    MENIKAHI BAYI dlsb, pokoknya ya SEMUA yang sesuai SYARIAH

    Lihat: https://en.wikipedia.org/wiki/Cairo_Declaration_on_Human_Rights_in_Islam

    Surat 2 ﴾ Al Baqarah:191 ﴿
    DAN “BUNUHLAH” MEREKA DI MANA SAJA KAMU JUMPAI MEREKA, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.

    Copy-Paste dari: http://quranterjemah.com/… Baqarah&aya=191#kata_2_191_1

    Surat 5 ﴾ Al Maidah:33 ﴿
    Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, HANYALAH MEREKA “DIBUNUH” ATAU DISALIB, ATAU DIPOTONG TANGAN DAN KAKI MEREKA DENGAN BERTIMBAL BALIK, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,

    http://quranterjemah.com/?mod=quran.murotal.show&page=337

    Surat 9 ﴾ At Taubah:5 ﴿
    Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, MAKA “BUNUHLAH” ORANG-ORANG MUSYRIKIN ITU DI MANA SAJA KAMU JUMPAI MEREKA, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.

    Copy-Paste dari: http://quranterjemah.com/… Taubah&aya=5#kata_9_5_1

    Beberapa contoh yang lain: QS 2:98; QS 2:161; QS 2:191; QS 2:193; QS 2:216; QS 3:140; QS 3:141; QS 3:157; QS 4:74; QS 4:76; QS 4:89; QS 8:65; QS 8;67; QS 9:3; QS 9:28; QS 9:39; QS 9:41; QS 9:73; QS 9:111; QS 9:123; QS 10:4; QS 33:60; QS 48:25; QS 66:9; QS 98:6.

  48. muslim taat Says:

    memang begitulah adanya, islam dan muslim akan marah jika islam disinggung apalagi sampai timbul kesan ada unsur penghinaa. Dgn kata lain,islam/ muslim akan adem adem saja dan damai damai saja jika kedua hal di atas tidak terjadi. Namun masalahnya adalah : islam menanamkan dr awal ke setiap muslim bahwa org non muslim terutama yahudi dan nasrani tidak suka dgn islam/muslim krn dianggp selalu ingin memurtadkan muslim & membahayakan / mengancam islam maka harus diperangi. Nah, dgn dalil ini, maka sapapun yg dilakukan non muslim, terutama yahudi dan nasrani akan selalu dikaitkan dgn ajaran ini, bahwa kaum yahudi / nasrani tidak senang dgn muslim, maka kecuriagaan selalu muncul di setiap kondisi dan hal ini yg mendorong muslim bertindak seolah olah mau menjaga islam. Jadi apapun yg dilakukan non muslim pada akhirnya akan selalu salah dan ini yang menjadikan resiko menjadi konflik muncul. Bisa saja islam/muslim berdalih bahwa krn non muslim yg lebih dulu memulai, tp banyak kasus yg tidak seperti itu. semua konflik, terjadi utamanya bersumber dr sikap muslim sendiri yg selalu berpikir non muslim terutama yahudi dan nasrani selalu imembahayakan islam. Kedua, islam selalu memaksakan tata cara / ajaran islam dimana saja kumunitas muslim muncul. Contoh suara adzan yg pakai speaker. Di negara yg non muslumpun para muslim menuntu hak adzan pakai speaker ini, jk di tolak, maka segera saja musluim berpikir, penolakan adalah menisntakan agama islam, dan menistakan agama islam berarti perang dan jadilah konflik.

  49. mulyadi Says:

    Ok, stop saling menghujat. kita harus saling menghormati , jangan saling menyerang , apabila saling menghujat dan saling menyerang berarti sebuah kegagalan dalam berbangsa dan akan dianggap remeh bangsa lain karena tidak bisa bersatu persis seperti pasir bukan batu jamrud lagi.

  50. Susi Says:

    Saya sependapat dg tulisan tsb di atas. Allah lah yg menciptakan kita berbeda2 suku, agama, ras dll agar kira bs saling mngasihi. Jika allah mau, pastilah Dia ciptakan kita semua sama. Kita sll su ujon, mnganggap prbuatan baik non muslim sll ada maksud buruk. Sy juga jd sedih lihat ulama yg sll menebarkan kebencian thd mahluk tuhan yg lain. Smg tulisan anda bermanfaat aamiin

  51. anwar Says:

    munafik


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: